Senin, 07 Mei 2012

laporan jagung



KATA PENGANTAR
          puji syukur penulis panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia, sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Rencana Kerja  Usaha (RKU) ini dengan sebaik-baik mungkin dan tepat pada waktunya.
            Dalam pembuatan Laporan Rencana Kerja  Usaha (RKU) ini penulis banyak mendapatkan bimbingan dari semua pihak, oleh karena itu penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada :
1.     Bapak Tri Muryadi Api, SP, MM. Selaku kepala Sekolah Pertanian Pembangunan  (SPP) Negeri Sembawa-Palembang
2.     Bapak Drs. H. Kamaludin Usman , Selaku wakasek pengajaran.
3.     Bapak Drs. Slamet Swandi, Selaku guru Swakarya Wirausaha dan pembimbing laporan.
4.     Kedua orang tua yang telah memberikan dukungan sehingga terselesainya laporan ini.
Bila masih terdapat kekurangan dalam pembuatan laporan ini penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pembaca. Semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat berguna dimasa yang akan datang.


Sembawa, februari 2012

                                                                                                                   Penulis   



                                           II. TINJAUAN USAHA

A.    Aspek Teknis
Secara teknis tanaman Jagung manis ini mudah dalam diusahakan di daerah sembawa, sarana produksi mudah didapat  karena tidak perlu menggunakan cangkul.
B.     Aspek Ekonomi
Tanaman jagung manis ini sangat menguntungkan dengan modal relative sedikit kita dapat keuntungan yang lumayan, tanaman jagung manis ini sangat cocok karena tanah disembawa subur dan gembur.
C.     Aspek Sosial Budaya
Di Indonesia sudah banyak mengenal jagung manis, tanaman tersebut halal dan enak serta masyarakat Indonesia sangat menyenangi tanaman jagung manis ini.










I.PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
            Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Negeri Sembawa-Palembang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang bertujuan untuk menghasilkan tenaga kerja muda dibidang pertanian yang terampil dan berjiwa wirausaha.
            Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) melaksanakan program pendidikan swakarya dan wirausaha yang diadakan diluar kampus  maupun didalam kampus, dengan maksud agar menyerap dan mengembangkan teknologi pertanian dan sebagai pembinaan sikapm wirausaha serta memupuk rasa tanggung jawab/.
            Dalam kegiatan ini penulis memilih komoditi jagung manis, karena jagung manis banyak digemari dikalangan masyarakat sehingga mempermudah dalam pemasarannya, selain itu tanaman jagung manis juga mudah dalam pembudidayaannya. Serta agar penulis mendapat gambaran bagaimana cara melaksanakan kegiatan agribisnis secara baik dan benar.

B. Tujuan
1. Memperdalam dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dibidag usaha tani sesuai dengan minat dan kemampuan siswa.
2. Menambah pendapatan siswa serta memupuk disiplin dan rasa tanggung jawab.
3. Menambah kwmampuan siswa dalam mengembangkan perilaku wirausaha.
4. Menambah wawasan dalam bidang pemasaran dan kemampuan untuk memilih alternative usaha tani yang paling menguntungkan.


                                                III. PELAKSANAAN
A. Waktu dan Tempat
     1. Waktu
            Kegiatan Swakaraya dilakukan pada semester III yang dilakukan pada bulan September sampai bulan Desember  2011.

    2. Tempat
            Tempat yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan Swakarya wirausaha jagung manis yaitu dilahan praktek Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Negeri Sembawa yang bertempat di :
Desa                           : Sembawa
Kecamatan               : Sembawa
Kabupaten               : Banyuasin
Provinsi                     : Sumatera Selatan
B. Skala Usaha
            Skala usaha yang akan dilaksanakan kegiatan Swakarya wirausaha ini adalah dengan luas lahan….m2 dengan jarak tanam ...x… cm, maka populasi yang didapat adalah…
C. Teknik Produksi
1. Pengolahan Lahan
            Pengolahan lahan dilakukan sebelum penanaman dengan menggunakan traktror atau cangkul kemudian dipecahkan bongkahan tanah yang besar sehingga menjadi halus atau menjadi butiran kecil. Lalu dibuat alur dengan kedalaman alur 3-5 cm dan ditraburi pupuk dasar  yang berupa kotoran hewan.
2. Penanaman
            Penanaman dilakukan satu minggu setelah pengolahan lahan dan pemupukan dasar. Penanaman dilakukan dengan cara ditugal menurut alur yang telah diberi pupuk kandang dengan kedalaman 3-5cm perlubang tanam. Setiap lubang tanaman diisi 2 benih, kemudian ditutup dengan tanah. Tujuan agar tidak hanyut ketika hujan atau dimakan serangga.
3. Pemeliharaan
            A. Penyulaman
                        Penyulaman dilakukan satu minggu setelah penanaman, adapun tujuan dari penyulaman adalah untuk mengganti benih yang tidak tumbuh atau mati dan untuk mempertahankan jumlah populasi pertama agar tidak berkurang.
            B. Penyiangan
                        Penyiangan dilakukan dua minggu setelah tanam. Adapun tujuan dari penyulaman yaitu untuk mengendalikan gulma yang berada disekitar tanaman, untuk mengurangi perebutan unsur hara antara tanaman jagung dengan gulma. Penyulaman dilakukan dengan menggunakan cangkul, caranya yaitu memotong akar gulma yang berada disekitar tanaman.
C.     Pemupukan susulan dan pembumbunan
Dilakukan pembumbunan tanaman jagung manis di pupuk terlebih dahulu dengan menggunakan pupuk Urea, TSP , KCL , pemupukan dilakukan dengan cara dialur dengan dosis 10 gram tanaman. Pupuk diberikan dengan cara di antara barisan tanaman jagung manis. Adapun tujuan dari pembumbunan yaitu untuk memperkokoh akar dan batang tanaman, sehingga tanaman tidak mudah roboh pada saat tertiup oleh angin.



D.    Panen
Panen tanaman jagung manis diperkirakan setelah tanaman berumur 60-65 hari setelah tanam. Adapun criteria jagung siap panen yaitu tongkol sudah berwarna coklat dan warna kulit jagung berwarna hijau tua.

E.     Pemasaran
Pemasaran jagung manis dilakukan dengan cara menjual kerumah-rumah atau langsung ke pedagang pengumpul dengan harga Rp. 1000/tongkol.

























V. Masalah dan Pemecahan  
a. Masalah,
      adapun masalah yang dihadapi dalam praktek swakarya wirausaha tanaman jagung manis adalah
1.     Banyak nya benih yang dimakan oleh semut.
2.     Pada saat penanaman, curah hujan terlalu tinggi sehingga banyak tanaman jagung yang busuk dan mati.
3.     Cepatnya pertumbuhan gulma sehingga terjadi persaingan dalam pengambilan unsure hara.
4.     Banyak nya tanaman jagung yang roboh akibat dari terpaan angin kencang dan hujan, disbabkan juga karena gangguan hewwan (diserodok babi).

b. Pemecahan
      adapun pemecahan masalah yang penulis tua hadapi sekarang adalah sbb :
1.     Pada saat penanaman sebaiknya diberi furadan agar tanaman tidak dimakan oleh semuy.
2.     Sebaiknya pada lahan tersebut dibuat saluran airase dan drainase
3.     Sebaiknya dilakukan penyiangan secara rutin.
4.     Dilakukan pembumbunan agar tanaman tidak mudah roboh.






                        VI. KESIMPULAN DAN SARAN

A.    Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat diambil dalam budidaya tanaman jagung  manis, sbb :
1.     Penulis dapat mengetahui tentang budidaya tanaman jagung manis.
2.     Tanaman jagung manis ini sangat menguntungkan dan dalam budidaya nya tidag terlalu sulit.
3.     Siswa dapat mengetahui jalur prosfect pemasaran.
4.     Menambah ilmu pengetahuan, wawasan dan keterampilan siswa tentang budidaya tanaman jagung manis.


B.    Saran
Adapun saran yang dapat diambil oleh penulis adalah sbb :
1.     Sebaiknya penanaman jagung manis dilakukan pada musim hujan.
2.     Sebaiknya lokasi lahan dekat dengan sumber air.
3.     Setelah lahan dibajak sebaiknya dilakukan pengaruh agar tidak membuang tenaga kerja yang berlebihan.








LAPORAN PRAKTEK SWAKARYA WIRAUSAHA
BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG MANIS
(Zea mays saccarhata sturf)
D
I
S
U
S
U
N
Oleh                   :
Nama             :  DEDY SURYONO
Kelas              : XI PERKEBUNAN I


SEKOLAH PERTANIAN PEMBANGUNAN (SPP) NEGERI
                             SEMBAWA-PALEMBANG
                                      2011-2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar